Review Termometer Basal Digital: Alat Wajib Pejuang Garis Dua (Promil) Cuma 60 Ribuan!
Kenapa Harus Termometer Basal, Bukan Termometer Biasa?
Akurasi Klinis (0.01°C)
Lonjakan suhu tubuh saat wanita sedang ovulasi (masa subur) itu sangat kecil, hanya sekitar 0.2 hingga 0.5 derajat. Termometer demam biasa tidak akan bisa mendeteksinya. Alat ini dirancang sensitif khusus untuk ovulasi.
Fitur Memori Otomatis
Suhu basal harus diukur saat baru bangun tidur dan belum banyak bergerak. Termometer ini menyimpan suhu terakhir, jadi Bunda gak perlu panik nyatet angka saat mata masih ngantuk.
Bahan Aman & Mudah Dicuci
Terbuat dari plastik ABS food-grade berkualitas tinggi. Bebas dari kaca dan cairan merkuri berbahaya, sehingga sangat aman dimasukkan ke mulut, serta mudah disinfeksi dengan air hangat.
Detail Desain Termometer (Geser Foto)
- Mengetahui Kapan Harus Berhubungan: Suhu akan sedikit turun sebelum ovulasi, dan melonjak naik (akibat hormon progesteron) tepat setelah sel telur lepas.
- Mendeteksi Kehamilan Dini: Jika suhu basal tetap tinggi dan tidak turun selama 18 hari berturut-turut, kemungkinan besar Bunda sedang hamil.
- KB Alami: Sebaliknya, mengetahui grafik suhu ini juga membantu pasangan yang ingin menunda kehamilan secara natural.
Jangan Tunda Lagi Program Hamilmu!
Termometer ini sangat langka di apotek biasa. Dapatkan di Shopee dengan harga sangat terjangkau sebelum kehabisan stok!


